Apa itu sindrom over-supply ( ASI Berlebih)
Ditulis oleh Papa Jo di/pada 3 Mei 2008
Bayi ASI saya yakini sering tidak mengalami kolik tidak seperti bayi dengan susu formula,
Ini pengalaman saya ketika berusaha mencari tahu kenapa anak saya sering rewel dan gumoh mengeluarkan cairan ASI dari hidung.
Usaha pencarian saya berakhir pada artikel yang saya sertakan di bawah.
Ternyata gejala pada istri saya hampir cocok dengan gejala2 over-supply syndrom.
Sekarang saya mulai memahami kenapa anak saya kolik. Ternyata kolik anak saya disebabkan oleh:
Kurangnya asupan ASI hindmilk yang sanggup menenangkan dan memuaskan anak saya.
Kemungkinan terjadinya iritasi pada saluran pernapasan karena proses gumoh yang menyakitkan lewat hidung.
Yang out of topic adalah hehe banyaknya biang keringat di sekitar punggung yang membuat anak saya sering gelisah..ini obatnya sering2 di kompres air dingin di wilayah yang terkena biang keringat.
Over-supply syndrom sebenarnya adalah berkah buat kami.
Terbukti anak saya bertambah berat badan dari lahir 2.825 Kg/ panjang 48 cm, keluar rumah sakit 2,6 Kg, dan sebulan setelah keluar rumah sakit beratnya bertambah menjadi 4,1 Kg dengan panjang 55 cm
Tapi rupanya anak saya perlu banyak berjuang untuk mendapatkan asupan asi hindmilk yang mampu memenuhi napsu makannya. dan salah satu efek nya adalah gumoh yang menyakitkan karena perut si anak terlalu kembung tetapi perut masih lapar dan terus meminta ASI pada ibunya.
Sekarang rutinitas yang istri dan saya lakukan selain membuat bayi bersendawa adalah membuang asi yang berlebih terlebih dahulu sebelum menyusui .
Hasilnya:
Anak saya tidak sering tersedak ketika menyusui (memang aliran ASI dari payudara istri sangat deras bahkan kalo saya bilang seperti aliran cuci stem mobil kalo lagi penuh2nya payudara).
Anak saya jauh lebih tenang, mudah relaks dan tertidur. karena saya yakin dia mendapat foremilk dan hindmilk yang lebih seimbang sekarang.
http://elliothospital.org/services/womenchild/ld_lactationFAQs.html
Bayi anda terlalu cepat mendapat asupan susu, Aliran ASI sangat cepat dan kuat sehingga bayi kewalahan mengimbanginya,
sehingga bayi terlalu banyak mencerna lactosa (foremilk). dan tidak mendapatkan cukup hind milk.
Cairan yang keluar pertama kali ketika bayi mulai menghisap puting susu disebut foremilk, Cairan ini tipis dan encer, warnanya tipis kebiruan, Foremilk mengandung air yang dibutuhkan bayi untuk melepaskan rasa dahaga bayi.
Hind milk adalah bagian dari ASI yang baru keluar setelah beberapa menit bayi menghisap puting susu, cairan ini bertekstur seperti kream dan mengandung banyak lemak,dan memiliki efek relaksasi untuk bayi. Hind milk membuat bayi merasakan puas dan cepat mendapatkan berat badan. Susuilah bayi anda sampai bayi anda terlihat relaks dan mengantuk dan wajah bayi anda terlihat puas.
Apa gejala2 sindrom over-supply?
Gejala pada bayi
- Bayi anda terlihat kolik, rewel, dan banyak mengeluarkan gas, kadang bersendawa seperti orang dewasa atau malah sulit bersendawa.
- Sering mengeluarkan ludah, kadang2 dalam jumlah banyak.
- Berat badan bertambah pesat (1-2 pon per minggu atau lebih) pada saat bayi berumur 2 minggu. ketika menyusui suara tegukan terdengar keras, dan sering tersedak.
- Bayi Sering menarik2 atau mengunyah puting susu ibunya.
- Perut bayi terlihat penuh dan kembung setelah menyusui dan kadang hiperaktif atau perut bayi sering mengeluarkan suara.
- Ketika menghisap puting bayi kadang menekan puting dengan lidah, atau bahkan menggigit puting karena berusaha menghentikan aliran ASI yang terlalu deras untuknya.
- Bayi tidak ada puasnya dan sering minta disusui dan ketika menghisap hanya menghisap sebentar (5-7 menit).
- Hidung bayi sering terlihat sesak setelah menyusui dan kadang mengidap infeksi telinga.
- Kotoran bayi terlihat tidak biasa dan seperti selai kacang dan kadang berwarna agak kehijauan.
Gejala pada ibu:
- Puting susu sering lecet dan sering terlihat seperti pecahan lurus di sepanjang permukaan ujung puting susu.
- Seusai dilepas dari mulut bayi, puting terlihat berbentuk kurus, tidak bulat dan berwarna putih (pucat).
- Ibu kadang merasakan sendiri memiliki susu berlebih dan kadang ASI sering terlalu banyak bocor dari puting.
- Ibu kadang sering merasa tidak mempunyai banyak susu karena bayi anda sering terlihat lapar.
- Ibu kadang mengalami sakit di dalam payudara ketika menyusui, ini disebabkan oleh iritasi saraf didalam payudara karena puting sering dijepit oleh mulut bayi.
- Ibu kadang mengalami sakit seperti disengat lebah atau rasa panas.
- Ibu pernah mengalami radang payudara
Bagaimana cara mengatasinya?
- Gunakan payudara yang sama selama 3 jam
- Peras payudara yang satu lagi dengan tangan.
- Peras payudara untuk melunakkan areola sebelum menyusui
- Susuilah bayi dengan posisi 1/2 tidur dengan bayi diatas dada.
- Sering2lah membuat bayi bersendawa.
- Perhatikan posisi tubuh si kecil saat disusui. Perut si kecil dan perut Anda harus saling bertemu, dan dagu si kecil harus menempel pada payudara Anda. Dengan posisi menyusui seperti ini, sekalipun Anda menyusui sambil berbaring, si kecil tidak akan tersedak. Jika si kecil telanjur tersedak? Segera baringkan tubuhnya dengan posisi miring atau tengkurap untuk mengeluarkan cairan yang menyumbatnya. Tepuk2 punggung dengan lembut, Jangan sekali-kali mengangkat atau menggendong si kecil, karena justru akan membuka peluang cairan di dalam tenggorokannya masuk ke dalam saluran paru-paru.
Irdawaty Izrul berkata
wah, informasinya berharga sekali.
gejala tersebut ocok dengan bayi pertama saya, walaupun sekarang anak udah empat, baru sekarng say tahu mengenai informasi ini, thanks
kelimabintang berkata
wah lumayan untuk persiapan anak pertama saya…
thanx infonya…